Walter Mazzarri Pertanyakan Dedikasi Suporter Inter Milan

Walter Mazzarri Pertanyakan Dedikasi Suporter Inter MilanWalter Mazzarri Pertanyakan Dedikasi Suporter Inter Milan – Pelatih Inter Milan Walter Mazzarri mulai sanksi kepada pencinta Nerazzurri. Menurut sang ahli taktik itu, dirinya mempersalahkan faktor pendukung klub yang tidak ingin menunjukkan loyalitas kepada pemain-pemain kesayangannya saat menghadapi tim juru kunci Catania di laga lanjutan Serie A pekan kemarin.

Inter merupakn satu-satunya tim di musim ini yang tidak mampu mendulang angka penuh ketika menghadapi posisi juru kunci Catania di kandang sendiri, ketika mereka sama sekali tidak mampu menciptakan satu gol pun dalam laga imbang itu, selang sepekan ketika gelombang protes mewarnai pihak pemilik klub yang baru asal Indonesia.

Sejak pertandingan dimulai suasana stadion terasa hening bak tidak ada penghuni, apalagi di barisan Curva Nord yang hanya terdengar bergumam saja dengan performa Diego Milito dan rekan-rekannya.

“Ada banyak faktor yang mewarnai suatu pertandingan ketika mengevaluasi hasil performa secara menyeluruh,” tegas Mazzarri kepada pihak media. “Pemain-pemain kami tidak terbiasa bermain dalam situasi dan tekanan seperti saat ini. Mereka membutuhkan dukungan dari pendukungnya dan saat ini kami seperti bermain dalam situasi tanpa penonton.

“Jika anda bermain di suatu pertandingan, anda tahu bagaimana mengatasi situasi seperti yang saya katakan tadi. Ketika kami menghadapi Catania dalam sebuah tekanan, mungkin akan lebih baik jika pendukung mampu menghidupkan suasana dengan baik: inilah yang kami butuhkan di sepanjang waktu.”

Inter harus menarik kesepakatan untuk gelandang Freddy Guarin dengan kubu Juventus, yang menawarkan Mirko Vucinic di dalam kesepakatan tersebut, sehingga disusul aksi protes dari pendukungnya sendiri yang mengajukan protes ke kantor klub.

Bintang internasional Kolombia itu tidak disertakan ke dalam skuad pada laga akhir pekan kemarin, dan masa depannya di Giuseppe Meazza pun seakan-akan jauh dari kata mapan.

Sejumlah pendukung Curva Nord juga menegaskan sebuah peringatan dan mengkritisi keputusan dari presiden klub Erick Thohir, yang mengatakan kalau mereka sudah tidak mau lagi mendengar omong kosong dari pembicaraan bisnis pemain di bursa transfer musim ini, dan meminta agar dirinya jauh lebih berkonsentrasi untuk klub.

Thohir, yang penampilannya memang sangat jarang ditemui di stadion ketika berpihak sebagai tuan rumah, lebih banyak menghabiskan waktu dengan menyaksikan laga Inter Milan dari kediamannya di Indonesia, sejak mengambil alih posisi Massimo Moratti di bulan November.

Pendukung mengaku sangat geram dengan aktifitas transfer yang dilakukan oleh pihak klub dan Thohir memberikan peringatan kalau hal tersebut merupakan masa transisi di dalam timnya.

“Para pemain mengalami sebuah tekanan yang teramat sangat,” tegas Mazzarri. “Ini bukan karena faktor permasalahan usia, saya berbicara sebagai pemain yang seharusnya bisa memberikan sebuah warna perbedaan dalam pertandingan.

“Sebagian besar dari mereka tidak dapat memberikan konsistensi dalam pertandingan apalagi mengatasi tekanan seperti ini, saya menunjuk Jonathan, Alvarez, Kuzmanovic,” tuding Mazzarri, yang menunjuk tiga pemain Inter yang kurang berpengalaman.

Thohir juga langsung angkat bicara seputar kehadirannya di kota Milan untuk pertandingan tersebut.

“Saya tiba di sini untuk membahas perihal tim dan karena beberapa pertemuan harus saya lakukan dan kemungkinan besar faktor tersebut adalah bursa transfer,” tegas sang presiden.

Mazzarri menambahkan: “Pihak klub tahu apa yang harus dilakukan, apa yang saya minta bagi tim ini di bursa transfer periode ini. Saya berharap mereka bisa melakukan perubahan dalam waktu singkat, namun jika mereka tidak dapat melakukannya, maka kami tetap melaksanakan dengan pemain yang sudah ada.”

“Karena ini adalah masa transisi, maka saya minta kepada Curva Nord dan pendukung, untuk lebih bersabar dan bergandengan tangan demi masa depan klub yang lebih cerah, karena kami membutuhkan mereka.”