Pemain Yang Hampir Mendekati Ajal Di Lapangan Hijau

Pemain Yang Hampir Mendekati Ajal Di Lapangan Hijau

Pemain Yang Hampir Mendekati Ajal Di Lapangan Hijau – Sepak bola menyimpan banyak kisah dan mimpi bagi beberapa pemain. Bintang sepakbola di dunia bisa menjadi legenda, idola bahkan selebriti baik di negaranya maupun di negara lain. Kali ini, kita menyoroti mengenai beberapa pesepakbola yang hampir menemui ajalnya di lapangan sepakbola.

Ada beberapa pemain sepak bola yang pernah mendekati ajalnya, diantaranya:

Fabrice Muamba

Kejadian mengerikan hampir dialami oleh Fabrice Muamba ketika ia bertanding di lapangan sepak bola. Kolaps yang dialamunya, tepat pada saat timnya bertanding melawan Spurs di perempat final Piala FA. Bahkan ia sempat dinyatakan telah meninggal selama 78 menit, namun kemudian, Muamba mampu bernafas lagi hingga saat ini. Namun, kariernya sebagai pesepakbola harus berakhir pada usia 24 tahun. Kini, dokter telah melakukan antisipasi dengan memasang perangkat elektronik apabila detak jantungnya kembali tidak berdetak. Muamba menyatakan saat melakukan wawancara dengan The Guardian:

“ Saya merasakan melayang di udara lalu ada dua hantaman saat tubuh saya terkulai di tanah. Setelah tu, hanya terdapat kegelapan dan tidak terdapat apa-apa lagi,”

Eric Abidal

Siapa yang tidak mengenal pemain ini? Eric Abidal merupakan kapten AS Monaco, yang mana dibalik ketangguhannya sebagai pemain lini belakang The Blaugrana ia juga pernah mengidap tumor hati. Satu tahun absen dari dunia sepakbola, mantan pemain Barcelona dan juga seorang muslim ini harus melakukan operasi transplantasi hati dari sepupunya. Meskipun hampir meninggal karena tumor hati, namun Abidal tetap yakin bahwa Tuhan yang maha kuasa dan menentukan segala yang tidak manusia ketahui di dunia. Abidal bersyukur ia dapat beraksi kembali di lapangan sepakbola.

Antonio Cassano

Antonio ternyata pernah mengalami penyakit yang berhubungan dengan jantung. Nama penyakit itu adalah ‘Ischemic Cerebral Damage’ yang merupakan sejenis trauma otak dikarenakan lubang yang terjadi diantara atrium jantung. Ia tiba-tiba mengalami rasa lemas, kaku dalam berbicara serta gangguan penglihatan. Oleh karena dapat ditangani dengan segera dan telah ada solusi yang tepat maka penyakit tersebut tidak sampai mengancam jiwanya. Kesempatan kedua yang diperolehnya dari Tuhan dengan keberhasilan operasi penutupan lubang jantung yang membuatnya sembuh dan dapat beraktifitas kembali.

Stiliyan Petrov

Ia merupakan mantan kapten Aston Villa. Ia merasa bahwa dirinya sangat dekat dengan kematian saat dokter mendiagnosanya terkena Leukimia akut. Saat memimpin pertandingan melawan Arsenal, Petrov mengalami demam yang tinggi, dan ketika diperiksa oleh dokter diketahui bahwa ia menderita penyakit mematikan itu. Penyakit ini dikenal dapat membunuh si penderita hanya dalam hitungan hari ataupun minggu. Setelah ia didiagnosa mengalami leukemia, ia memutuskan untuk gantung sepatu dari dunia sepak bola yang telah membesarkan namanya.