Liverpool Harus Belajar Untuk Menjadi Pesaing Gelar

Liverpool Harus Belajar Untuk Menjadi Pesaing Gelar

Liverpool Harus Belajar Untuk Menjadi Pesaing Gelar  – Liverpool mungkin telah terlempar dari tempat bertengger mereka di puncak klasemen dengan kekalahan di laga Boxing Day dari Manchester City, tetapi mereka akan belajar banyak tentang diri mereka sendiri dengan kekalahan tersebut.

Alvaro Negredo membawa pergi selebrasinya sebagaimana pemain bertahan Liverpool, Martin Skrtel yang menghempaskan tangannya yang memperlihatkan keputus asaan, dengan suasana sore yang bergema dari pendukung The Sky Blues dengan sukacita  yang memenuhi Stadium Etihad.

Hanya beberapa meter dari gawangnya, terlihat Simon Mignolet menggulung tangannya ke lututnya, menatap sedih ke langit, mengetahui bahwa kegagalannya untuk mengatasi serangan dari striker Spanyol yang berarti bahwa Liverpool yang pada awalnya memimpin klasemen sementara Premier League telah sepenuhnya terbalik dalam rentang waktu seperempat jam.

The Reds telah gagal untuk membalik keberuntungan mereka sebagaimana waktu semakin yang semakin menyusut di babak kedua – Raheem Sterling telah mempunyai kesempatan emas namun tembakannya hanya membentur di atas mistar gawang, dan upaya Glen Johnson pun telah gagal dengan melepaskan tembakan di dalam kotak pinalti dimana kiper Joe Hart melakukan penyelamatan yang gemilang.

Tapi meskipun menderita kekalahan, Liverpool akan memperoleh sejumlah hal yang positif.

Yang pertama, The Sky Blues telah di hadapkan oleh pengunjung membuat hal yang belum pernah terjadi sebelumnya di Etihad dalam kompetisi saat ini, mendorong The Citizens mengeluarkan seluruh kemampuannya dan menghadirkan serangan yang mengantarkan kemenangan kesembilan The Mancunians liga di kandang mereka.

Sebelumnya, tidak ada tim lawan yang berkunjung dimana telah merasakan kekalahan di Eastlands musim ini mendapatkan kurang dari margin dua gol, dengan Manchester United yang babak belur dengan skor 4-1, begitu juga Tottenham Hotspurs yang di hajar dengan skor 6-0 dan Arsenal yang menerima sebuah kopi paste dengan skor 6-3.

Tapi kualitas dasar yang di tanpilkan Liverpool dalam lingkungan yang paling berat dengan mereka di kompetisi musim ini menyatakan bahwa The Reds mampu bersaing di tingkat tertinggi. Meskipun Manchester City dapat mengungguli Liverpool. Dalam hal tertentu, itu adalah Brendan Rodgers, yang harus membayar mahal untuk kehancuran mereka sendiri, sebagaimana The Reds datang dengan melewati ujian yang sulit ini.

Namun, ujian proporsi besar lainnya telah menunggu di depan mereka dimana mereka akan melakukan perjalanan berat ke Stamford Bridge pada hari Minggu – kesempatan bagi Liverpool untuk menempatkan hal yang benar.

Perlu untuk berdamai dengan realitas bahwa perebutan gelar lebih sulit untuk sisi daerah yang belum dipetakan, namun kekalahan di Etihad akan menempatkan mereka secercah harapan untuk bersaing dalam meraih trofi – pertandingan itu adalah indikasi yang jelas tentang apa yang diharapkan jika gelar liga Premier Inggris adalah menjadi tujuan yang ingin dicapai.

Akankah Liverpool bersaing dengan Manchester City untuk memperebutkan gelar di akhir musim?